Langsung ke konten utama

Apa yang Harus dilakukan Perancang Kota Agar Kota yang Berkelanjutan dapat Terwujud?


Kota yang berkelanjutan tidak akan pernah terwujud jika tidak ada perencanaan dan perancangan pada suatu kota. Bisa jadi, walikota merangkap menjadi sebagai perancang kota. Maka, perancang kota harus mewujudkan visi kota yang berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan penduduk kota terhadap kendaraan bermotor. Tentu masalah ini tidak bisa dipecahkan secara pendekatan incremental, karena pendekatan ini tidak menyelesaikan permasalahan yang mendasar, tetapi harus lebih menyeluruh. Kota yang berkelanjutan di masa depan divisualisasikan sebagai kota terpusat yang dihubungkan dengan jalur transit dan berorientasi pada pejalan kaki atau pesepeda. 
 
Berorientasi pada Pejalan Kaki dan Pesepeda

Penggunaan Transportasi Umum Massal
Berdasarkan pendekatan teoritis yang telah dikemukakan oleh Peter Newman dan John Kenworthy dari studi kasus kota-kota dunia, bahwa perancang kota harus melakukan tahapan yang dapat mewujudkan kota yang berkelanjutan, yaitu :


  • Merevitalisasi pusat dan bagian dalam kota
  • Memfokuskan pembangunan pada lokasi yang berorientasi transit yang sudah ada dan kurang dimanfaatkan
  • Menghentikan urban sprawl dengan strategi manajemen pertumbuhan yang efektif
  • Memperluas sistem transit, khususnya sistem perkeretaapian,
  • Merancang kota dengan compact development, dan
  • Membangun urban village untuk menyediakan sub-center untuk area pinggiran kota.
 
Transit Oriented Development

            Untuk mewujudkan kota yang berkelanjutan, tidak hanya kendaraan bermotor saja yang dikendalikan, namun perancang kota juga harus merancang sistem infrastruktur pengelolaan air bersih & air limbah yang baik dan ramah lingkungan, memperbanyak ruang terbuka hijau kota, dan tentunya melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan dan pengendaliannya, karena untuk mewujudkan kota yang berkelanjutan membutuhkan peran serta masyarakat lokal yang lebih mengetahui kondisi kotanya.




SUMBER :

Newman, Peter W.G., Kenworthy, Jeffrey R. 1999. Sustainability and Cities: Overcoming Automobile Dependence. Island Press : Washington, D.C., USA 
http://news.lewatmana.com/lebih-canggih-mana-lrt-mrt-atau-krl/
https://www.bbc.com/news/uk-england-cambridgeshire-33276716 
https://www.treehugger.com/urban-design/transit-oriented-development-key-better-cities.html
 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aksesibilitas dalam Perancangan Kota - Street VS Road

Kali ini, gue akan mengulas bagaimana Aksesibilitas bermain dan berperan menjadi sebuah prinsip perancangan kota. Thanks sebelumnya, udah singgah... Daya tarik kota di masa mendatang akan sangat luar biasa, dimana akan terjadi migrasi besar-besaran ke kota, bahkan prediksi PBB yang dibahas dalam buku City Building menyatakan pada tahun 2030 penduduk kota akan menghasilkan hampir dua pertiga populasi dunia, dan setiap hari di seluruh dunia puluhan ribu orang pindah ke daerah kota . Sehingga tanpa disadari atau tidak akan tercipta banyak tantangan dan persoalan yang cukup pelik dalam keberlangsungan sebuah kota. Adanya prinsip perancangan kota yang digagas oleh Kriken dan ahli perencana atau perancang kota tentu sangat penting dalam menghadapi kondisi tersebut. Salah satunya adalah Prinsip Aksesibilitas. Menurut Kriken, bahwa Aksesibilitas merupakan salah satu prinsip perancangan kota yang sangat penting , karena berhubungan dengan pergerakan manusia dan barang. Apalagi t...

Wajah Kota dapat dirubah gak ya??

Hai Ruangers... Kali ini aku akan menulis lagi soal kota. Oke, tulisan ini diawali dari pertanyaan "Apakah wajah kota dapat dirubah?" Sebuah kota kadang nampak indah,rapih.. tetapi ada juga yang tampak buruk dengan berhiaskan sudut-sudut kekumuhan. Namun, taukah kamu bahwa wajah kota atau citra kota dapat dirubah? alias disulap dari suasana yang sumpek, panas, kumuh, penuh emosi, berubah menjadi suasana yang adem, resik, dan tertata. Oke, buktinya ada sebuh kota yang mampu membenahi diri. yok, kita main-main dulu ke luar deh yah.. walaupun belum pernah kesana, tapi seenggaknya kita tau kalau ada kota diluar sana yang telah berhasil menjadi kota yang elok. So, Tulisan ini akan menjelaskan bagaimana sebuah kota dapat berubah dari kota yang terpuruk, keras dan tidak ingin ditinggali menjadi kota yang sangat menyenangkan. Satu kuncinya, dengan mendalami "Urban Culture". Kamu tau kan Chicago? yang sering disebut The Windy City, alias kota yang anginnya kenceng ban...

Apa yang disebut Kota Berkelanjutan?

Oke, baik guys.. tulisan pertama ini aku mau cerita tentang Kota Berkelanjutan. Maybe kamu sering denger tentang "Kota Berkelanjutan", apalagi bagi kamu-kamu yang kuliah di jurusan Planologi atau Perencanaan Wilayah Kota pasti sudah tau donk.. tentang hal ini. Tetapi, bagi yang lain ada juga yang belum tau tentang kota berkelanjutan. So, hari ini saya akan bahas tentang kota berkelanjutan dari sumber buku yang saya baca.   Menurut Peter Newman dan John Kenworthy, Kota yang berkelanjutan itu yang seperti apa sih? jadi Kota yang berkelanjutan itu adalah kota yang memiliki konsep pengembangan dengan tujuan utama meningkatkan kualitas lingkungan & ekonomi yang lebih baik, juga  melibatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunannya. So, kalo disederhanakan, kota berkelanjutan itu merupakan sebuah konsep yah guys.. konsep buat ngembangin sebuah kota. Nah.. sebenernya banyak konsep-konsep buat ngembangin kota, cuma di era global saat ini, konsep berkelanjutan i...